Kontra Intelijen
Menurut T. Bimfort[1]
menggolongkan kontra intelijen sebagai bagian dari intelijen bukan dalam
arsitektur tetapi dalam arti organik, benar bahwa definisi intelijen yang
muncul telah mengambil beberapa aspek informasi kontra intelijen dengan
memasukkan “informasi tentang negara asing dan agen mereka, tetapi juga harus
mencakup langkah-langkah agresif dan defensif yang dibutuhkan intelijen untuk
melindungi aktivitas dan produknya. Menurut Laporan National
Counterintteligence National Security Center, Amerika Serikat berjudul National counterintelligence Strategy of the
United States of America 2016, kontra intelijen didefenisikan sebagai :
informasi yang dikumpulkan dan kegiatan yang yang dilakukan untuk
mengidentifikasi, mengecoh, mengeksploitasi, mengganggu, atau melindungi terhadap
spionase, kegiatan intelijen lainnya, sabotase, atau pembunuhan yang dilakukan
untuk atau atasa nama kekuatan asing, organisasi, atau orang, atau agen, atau
organisasi atau kegiatan teroris internasional.[2]
[1]. Martin T.
Bimofort (1995). “A Defintion of Intelillgence”, CIA Historical Review Program,
18 September (Approve for Release 1994).
Dalam Margaretha Hanita, Pemikiran-Pemikiran
Stratejik Intelijen, Cetakan
kedua 2020, Penerbit UI Publishing, hlm 25.
[2]. National
Counterinteligence National Security Center, Office of the Director of National
Intelligence National Counterintelligence, Washington DC, 2016. “National
Counterintelligence Staregy of the United States of the United States of
America 2016. Dalam Margaretha Hanita, Pemikiran-Pemikiran
Stratejik Intelijen, Cetakan kedua
2020, Penerbit UI Publishing, hlm 26.
Komentar
Posting Komentar