Ganggung Nyata (GN) atau Ancama Faktual (AF): Represif
Tahap akhir dari peran Intelijen Polri adalah mengakhiri dan mengevaluasi GN/AF. Tugas intel Polri adalah mengakhiri dan mengevaluasi dampaknya terhadap reformasi kepolisian. Karena bentuk GN atau AF dapat berupa penipuan, perampokan, penyelundupan bom, kecelakaan lalu lintas atau bencana alam maka GN atau AF merupakan sesuatu yang sudah terjadi. Dengan demikian, kegiatan selanjutnya lebih bersifat represif dan biasanya bernuansa penegakan hukum. Wujud AF itu dapat berupa crime (kejahatan), accident (kecelakaan), atau disaster (bencana). Dalam mengakhiri tugasnya, intel melakukan analisis tentang dampak dari, misalnya, ditangkapnya seorang teroris. Pada dasarnya analisis yang mereka lakukan merupakan evaluasi dari tindakan penegakan hukum yang mereka lakukan, misalnya terhadap penangkapan teroris. Atas dasar informasi yang ada, diperoleh penjelasan bahwa implementasi peran intelijen pada tahap ini memang bersamaan dengan tahap di mana peran reserse juga berperan. Akan tetap...